5 Penginapan Terbaik di Roma Sebagai Acuan Beberapa Agen Bola Untuk Menginap

Untuk benar-benar menikmati yang terbaik dari kota Roma, ada banyak hal yang harus dilakukan. Jadi, memilih hotel dipusat kota adalah pilihan bijak. Beberapa Agen Bola yang berkunjung ke kota Roma untuk menikmati pertandingan liga Italia di kota itu akan mencari penginapan kelas atas.

Daerah Trastevere sangat bagus jika anda ingin berada dekat dengan kehidupan malam yang sedang berkembang, sementara hotel disekitar Piazza Navona, Piazza del Popolo dan Campo de ‘Fiori juga menyediakan jalan kaki yang singkat ke restoran pizza, restoran, dan bar yang bagus di mana anda juga dapat mengatur tamasya yang efisien.
Daerah disekitar Termini memiliki hotel-hotel yang bagus, tetapi berhati-hatilah karena daerah tersebut merupakan bagian kota yang kurang damai, dan anda mungkin tidak merasa nyaman berjalan di jalan-jalan sekitar stastiun saat larut malam. Berikut beberapa hotel yang kami sarankan untuk para pembaca.

The First

hotel the first

Hotel bintang lima dengan seni yang tinggi ini terletak tidak jauh dari Piazza del Popolo, hotel ini menarik bagi para tamu yang ingin berada di jantung kawasan perbelanjaan Roma (dekat Via di Ripetta).
Bar dan restoran di lantai dasar adalah tempat yang tenang dan jauh dari gerombolan vespa maupun orang belanja, tetapi daya tarik sesungguhnya dari hotel ini adalah teras di lantai tujuh.
Hotel ini menawarkan salah satu pemandangan terbaik Roma. Ubin atap, kubah, dan menara lonceng sangat memikat saat matahari terbenam ditambah dengan koktail Negroni di tangan. Restoran ini juga menyediakan makanan halal berdasarkan permintaan.
30 kamar terdiri dari banyak kamar suite dengan teras lounge pribadi dan ruang publik telah didekorasi dengan 150 karya seni asli. Hotel ini merupakan tempat menginap favorit agen bola HokiPanda yang merupakan salah satu daftar agen bola terpercaya di Indonesia. Mereka mengunjungi Roma dalam rangka acara liburan kantor setelah mencapai target tahunan yang memuaskan sehingga kualitas penginapan tidak boleh mengecewakan. Demi mencapai target tahunan yang akan datang, seluruh karyawan diberikan liburan yang memiliki fasilitas kelas atas ini.

Hotel Lunetta Rome

hotel lunetta

Hotel bintang empat di dekat Campo de’Fiori ini akan memukau anda dengan interior marmer hitam-putih ultra modernnya. Terdapat pula 30 kamar yang baru-baru ini diperbaharui. Bukan hanya itu, hotel ini juga memiliki kejutan sebuah ruang bawah tanah yang merupakan tembok asli era Romawi dari Teater Pompey, tempat Julius Caesar di bunuh saat Ides of March, 44 abad sebelum masehi.
Hotel ini tidak memiliki restoran, untuk mencoba pasta yang lezat atau fondue Italia utara, cobalah Taverna da Lucifero di sisi lain Campo de’Fiori. Walau begitu, hotel ini masih memiliki spa yang mewah dan teras atap untuk dinikmati para tamu.
Hotel bersejarah ini sudah ada sejak abad ke-14 dan dibuka kembali setelah renovasi pada Juli 2011.

Hotel Campo de’Fiori

campo de fiori

Hal terbaik tentang hotel ini adalah teras atap pribadinya, dengan pemandangan kota 360 derajat yang sangat baik. Bahkan saat musim dingin orang-orang masih duduk-duduk disana.
Para tamu disarankan oleh staf hotel untuk membawa buku, sebotol anggur, dan pizza ke atap. Pad bintang empat yang nyaman ini memiliki kamar-kamar bergaya barok dengan tirai mahal, balok kayu, dan lampu gantung berkilau.
Hotel ini hanya berjarak sekitar 10 meter dari Campo de’Fiori yang bersejarah, tempat bagi pasar yang sibuk dari Senin-Sabtu hingga pukul 1:30 malam. Pada siang harinya pasar ini menjual sayur-sayuran dan ikan serta bunga dan piaza bagi pecinta anggur. Saat malam penduduk lokal dan turis datang ke kafe-kafenya.

Brunetti 28

hotel brunetti

Wisma yang dikelola oleh keluarga ini sangat dekat dari Piaza del Popolo dan juga Museo dell’Ara Pacis(Altar perdamaian yang dibangun oleh Augustus, kaisar pertama kekaisarran Romawi) yang merupakan salah satu monumen paling mengesankan di Roma. Brunetti 28 memiliki tujuh kamar dilantai dua, dengan ukuran yang cukup besar dan terlengkapi dengan baik. Beberapa kamar bahkan memiliki Jacuzzi pribadi.

Hotel Navona

hotel navona

Lokasi benar-benar menjadi kunci hotel ini. Seperti namanya, hotel ini sangat dekat dengan piazza Romawi yang terkenal, berada di jantung monumen kota kuno, restoran, dan kawasan kehidupan malam.
Hotel ini cukup memiliki dua bintang saja, dengan fasilitas sederhana namun kamarnya bersih, nyaman dan memiliki Wi-Fi gratis, AC, TV dan kamar mandi pribadi. Hotel ini hanya berjarak beberapa meter dari Campo de’Fiori dan Pantheon. Meskipun keriuhan selalu terjadi di sekitar pusat, Hotel Navona sendiri bediri di salah satu jalan yang lebih tenang, yang merupakan gedung abad ke-15 miliknya sendiri.

Rekomendasi Tempat Belanja di Roma

Roma mungkin tidak bisa bersaing dengan Milan untuk belanja desainer kelas atas, tetapi banyaknya butik di sepanjang Via dei Condotti dan Via del Babuino memberikan banyak pilihan bagi siapapun yang sekedar mencari tas tangan Prada atau gan Gucci. Berbelanja di Roma bukan hanya tentang fashion kelas atas. Untuk pakaian dan sepatu yang menarik dan lebih murah, jelajahi jalan-jalan kecil di Via del Corso dan Via dei Condotti.

Jalanan belanja bagus lainnya termasuk Via di Campo Marzio, Via dei Giubbonari (dekat Campo de’Fiori) dan Via del Governo Vecchio. San Lorenzo yang berada di daerah selatan Universitas La Sapienza juga dipenuhi butik-butik unik dengan harga manusiawi, hal yang sama dapat ditemukan di Monti sekitar Bukit Vinimal dan Via Panisperna. Carilah lokakarya pengrajin kecil dan bisnis milik keluarga untuk harga dan kualitas terbaik.

Citta dell’altra Economia

citta dell altra economia

Citta dell’altra Economia (CAE) di Testaccio adalah tempat yang membuat anda membuka mata, tempat ini dijalankan oleh dewan kota Roma dan sekelompok organisasi nirlaba yang bertujuan untuk mengembangkan ruang dan komunitas untuk produksi dan kegiatan komersial dalam pergangan yang adil dan ramah lingkungan.
Ochio del Riciclone adalah salah satu organisasi yang menjual produknya di CAE. Organisasi ini bekerjasama dengan komunitas lokal untuk mendaur ulang benda yang dibuang orang lain. Seperti tas yang terbuat dari sabuk pengaman truk tua, cincin yang terbuat dari ban sepeda, pakaian rekondisi, dan banyak lagi.
Ada juga kafe kecil dan supermarket yang menjual produk organik lokal. Disini anda juga dapat menemukan “pecorino Romano” keju dan pasta domba yang terbuat dari gandum, ada juga “spaghetti al faro” yang dibuat dari perbukitan Sabine di luar kota Roma.

Rome’s Fashion District

rome fashion district

Roma mungkin bukan Caput Mundi untuk dunia fashion, tetapi kota ini menawarkan salah satu fashion yang terbaik di dunia. Untuk pakaian, sepatu dan tas desainer mewah Roma, Via dei Condotti (antara Via del Corso dan Piazza di Spagna) memiliki semua nama besar. Disinlah pecinta fashion Roma sering berjalan-jalan. Jalan kecil lainnya di sekitar Via del Corso patut ditelusuri untuk butik kecil mereka termasuk Via del Babuino, Via Vittoria dan Via Belsiana.

Ai Monasteri

Ai Monasteri

Ketenaran apoteker herbal kuno yang luar biasa ini memang luar biasa. Dimiliki oleh keluarga Nardi lokal sejak 1894, tempat ini mengkhususkan diri membuat balsam herbal, elixir, krim, madu, cokelat, grappa, dan limoncello yang semuanya diproduksi oleh biara Italia.
Produk terbaiknya adalah Balsamo Francescano, ramuan herbal rahasia yang mengandung 14 tanaman, dibuat pertama kali oleh biarawan Franciscan di Viterbo pada abad ke-15.

Negri

negri rome

Bengkel dan butik perak kecil di Via Campo Marzio ini telah dijalankan oleh keluarga Negri selama lebih dari 60 tahun. Saat ini dikelola oleh generasi ketiga, Fabrizio Negri yang mengkhususkan diri dalam patung mikro dalam logam mulia termasuk perak, emas, dan titanium berwarna. Negri juga menggunakan mineral alami dari kayu yang dikombinasikan dengan perak untuk membuat bros, anting, dan liontin yang unik. Selain itu mereka juga memproduksi barang yang lebih besar seperti lampu.

Profumum Roma

profumum

Didirikan oleh keluarga Durante pada tahun 1996, Profumum memproduksi lebih dari 20 parfum unisex di empat tokonya yang semuanya berada di Roma.
Tiga saudara laki-laki Durande dan satu saudara perempuan (Giuseppe, Felice, Luciano, dan Maria) memproduksi parfum mereka dengan konsentrasi minyak atsiri yang tinggi, membuat parfum bertahan untuk waktu yang lama. Salah satu produk populernya adalah Acqua di Sale, parfum laut segar dengan myrtle.

Tempat Wisata Rekomendasi di Roma

Basilika Santo Petrus dan Vatikan, Colosseum, dan Forum Romawi adalah tempat wisata populer sebagian besar perjalan wisata. Sepertinya kurang elok bila mengunjungi Roma tanpa melihat sekilas situs-situs ikonik ini. Tetapi, jika anda kekurangan waktu dan tidak ingin berada dalam antrian, ada beberapa atraksi kecil yang memberikan wawasan menarik tentang sejarah dan budaya Roma.

Colosseum

colosseum italia

Ikon paling fotogenik di Roma, Colosseum terlihat bagus dari hampir semua sudut, bahkan dari bawah tanah. Bila tidak percaya, anda dapat melihat sendiri keindahannya dari salah satu terowongan(tempat gladiator menunggu sebelum perkelahian) yang sudah dibuka untuk umum dalam beberapa tahun terakhir. Tiket untuk memasuki Colosseum seharga € 12 sudah termasuk pintu masuk ke Forum Roman dan Bukit Palatine.

Museum Vatikan

museum vatikan

Kapel Sistine Michelangelo adalah tempat yang harus dikunjungi, tetapi Museum Vatikan juga memiliki beberapa patung berharga dari Roma kuno dan Yunani(Seperti Lacoon dan Putra-putranya), belum lagi koleksi Etruscan yang berharga. Tiket masuk ke Museum Vatikan dan Kapel Sistine dapat dipesan secara online untuk menghindari antrian yang panjang. Untuk orang dewasa harganya € 15 ditambah biaya pemesanan € 4, dan untuk anak-anak dibawah 18 tahun atau pelajar dibawah 26 tahun seharga € 8 saja.

Case Romane al Celio

case romane italia

Komplek arkeolog dari sebuah monumen ini membawa anda ke dalam blok apartemen Romawi, sebuah rumah Romawi yang kaya, sebuah gereja dan jalan Romawi. Semuanya dibangun berdekatan dan di atas satu sama lain selama beberapa abad.

Rumah tu milik dua martir pada abad keempat Masehi, Yohanes dan Paulus, yang merupakan perwira di Istana Konstantinus Agung, tetapi juga yang terbunuh dibawah pemerintahan Julian si Murtad.

Rumah-rumah itu telah dipugar dengan indah, dilengkapi lukisan dinding era Romawi yang luar biasa di kamarnya. Wisata ini telah dibuka kembali pada tahun 2002 dengan pemandu tersedia dalam bahasa Inggris, Prancis, Jerman, dan Spanyol.

Villa Farnesina

villa farnesina

Di tepi Tiber, vila zaman Renaissance yang tenang ini adalah rumah bagi beberapa lukisan dinding paling indah karya Raffaello. Vila ini dibangun untuk bankir Agostino Chigi pada awal abad ke-16, dengan galeri internal yang besar dan kamar-kamar yang dilukis langsung oleh Rafaello dan beberapa master Renaissance lainnya, termasuk Baldassare Peruzzi dan il Sodoma antara tahun 1508 dan 1519.

Representasi terkenal Rafaello tentang Cupid dan Psyche di lantai bawah dibuat pada 1517 untuk pernikahan Chigi dan Francesca Ordeaschi. Di sini juga terdapat Via della Lungara, rumah Internasional untuk wanita yang memiliki kafe dan restoran khusus wanita bernama Luna e l’altra.

Basilika Santo Petrus

basilika santo petrus

Basilika Santo Petrus tidak dapat diabaikan jika anda berada di Roma, dengan kubah setinggi 453 kaki yang dapat dilihat dari sebagian besar titik kota. Antrian panjang seringkali terjadi di sekitar alun-alun Santo Petrus. Anda harus melewati keamanan dan aturan tidak boleh memakai pakaian ketat, rok pendek, celana pendek, atau bahu telanjang, bahkan di musim panas. Begitu anda masuk, ukuran basilika yang besar dan kekayaan interiornya pasti membuat anda tercengang. Jangan lewatkan juga untuk melihat Pieta karya Michelangelo yang menyentuh atau baldachin spiral karya Bernini.

Restoran Italia Terbaik di Roma

Satu hal yang harus abadi tentang sebuah kota abadi adalah makanan Italianya yang enak. Bukan berarti harus Pizza Napoli atau Pasta Marinara setiap malam ketika berada di Roma.

Ke-5 restoran ini mulai dari Trattoria yang nyaman , bistro ekperimental hingga restoran berbintang michelin ada di kota ini. Kesamaan mereka bukanlah pada menu anak anak seperti Spageti Bolognese, mereka sangat dihormati untuk setiap sajian kuliner Italia yang mereka persembahkan.

1. Imago

resto imago

Dilahirkan di Napoli dengan pengalaman kerja di Tokyo, koki Imago Francessco Apreda mencoba menggabungkan bahan-bahan Asia ke dalam hidangan Romawi dan Neapolitannya. Cod hitam yang mengkilap, merpati panggang dengan teh hitam, dan pasta capelletti dengan belut diasapi dan bubuk kakao, memperlihatkan bagaimana pendekatan kosmopolitannya dan eksperimen lembutnya untuk masakan haute.

Sebagai salah satu restoran atap tertua di Roma yang mewah, Imago memiliki pemandangan 360 derajat melintasi setiap sudut pusat bersejarah kota , karena posisinya yang berada diatas Spanish Steps, dan tentunya satu bintang michelin yang bergengsi. Beberapa tokoh besar di dunia pernah makan disini termasuk JFK, Grace Kelly, Federico Fellini dan Audrey Hepburn.

Lantai marmernya yang bersinar dengan inlay kayu yang antik, meja-meja cermin, dan iringan musik latar yang lembut menciptakan suasana La Dolce Vita yang elegan. Harga piring mulai dari $36.

2. Marzapane

marzapane resto

Marzapane dengan interior hitam-putihnya yang sederhana, adalah salah satu restoran ekperimental paling populer di Roma. Tiram yang diberi jahe manis, vodka, dan babi di dalam saus stroberi adalah beberapa hidangan yang bisa anda saksikan saat sedang dipersiapkan di dapur terbuka sekaligus laboratorium restoran ini. Anda bisa mendapatkan salad dan sandwich gourmet saat makan siang, teh dengan pistachio dan ricotta mousse di sore hari, dan minuman beralkohol salami di malam hari. Harga piring mulai dari $16.

3. Pipero al Rex

pipero al rex resto

Pecinta daging, siap-siap untuk yang satu ini. Tetapi, anda jangan berharap fillet juicy yang dilemparkan ke dalam piring anda di Pipero. Ada banyak daging yang tidak biasa dengan campuran rempah-rempah, buah-buahan dan rempah rempah yang halus disajikan disini.
Anda dapat mencoba angsa mentah dengan topping apel dan mustard, kelinci dalam zucchini rebus, siput dengan bawang putih, lentil dan wiski dan anak babi yang disajikan dengan saus bir dan ceri.
Cara cerdas chef muda Luciano Monosilia dalam mengolah daging memenangkan bintang Michelin hanya dalam dua tahun. Harga piring mulai dari $24.

4. Arancia Blu

Arancia blu resto

Vegan dan Vegetarian memang kurang dilayani di ibukota Italia, tetapi pecinta sayur mayur akhirnya mendapatkan haknya. Menggabungkan masakan Italia dengan pengaruh Asia dan Timur Tengah yang pedas dan efek kreatif menjadikan restoran Arancia (yang berarti oranye) Blu menjadi salah satu restoran vegan terkenal di Roma.
Anda akan mendapatkan mayones bebas telur dengan lemon dan jahe pada salad alpukat, almond, dan jintan, serta Mustard Ravioli dengan kunyit dan pasta trenette yang lebih eksperimental. Harga piring mulai dari $10.

5. Ristorante Roof Garden

Roff Garden Resto

Apa yang membuat makan malam istimewa disini bukan hanya makanan Italia dan Internasionalnya yang sangat lezat, tetapi juga panorama diatas Forum Roman dan Colosseum. Ini bisa dibilang pemandangan terbaik dari setiap restoran yang berada di ibukota Italia, termasuk restoran Imago.
Menu berganti setiap hari, dengan menu andalan ikannya. Tartar Tuna Carloforte, yang diambil langsung dari lepas pantai Sardinia dengan tradisi menjebak ikan mereka, disajikan dengan saus alpukat yang lembut terdengar mustahil untuk digabungkan, tetapi dua rasa halus tersebut benar-benar saling melengkapi.
Spesialisasi lainnya termasuk risotto dengan saus langoustine dan cod garam dengan bunga zucchini. Mantan perdana menteri Mario Monti dan aktor Prancis Alain Deklon sering berkunjung ke restoran ini, Harga piring mulai dari $20.50